Kurang Tidur Picu Datangnya Penyakit Stroke

Kurang Tidur Picu Datangnya Penyakit Stroke Kurang Tidur Picu Datangnya Penyakit Stroke(img:duniaprofesional.com)

Telah banyak penelitian yang menemukan bahaya dari kurang tidur. Kurang tidur dapat mengakibatkan berabagai macam komplikasi seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Disamping itu, penelitian terbaru juga menemukan bahwa terlalu banyak tidur juga dapat berakibat negatif terhadap keseahatan.

Penelitian teranyar dari Departemen of Public Health and Primary Care di University of Cambridge mendapati bahwa tidur lebih dari 8 jam sehari dapat meningkatkan risiko stroke, seperti yang diungkapkan oleh Medical Daily (3/3/2015).

“Kami mendapati adanya kaitan antara waktu tidur yang terlalu lama dengan peningkatan risiko stroke. Yang belum pasti yaitu apakah tidur terlalu lama merupakan gejala stroke atau merupakan hal yang mengakibatkan problem kardiovaskular,” jelas Yue Leng, PhD dari University of Cambridge.

Leng dan Koleganya menggunakan European Prospective Investigation Into Cancer (EPIC) guna mengamati 10.000 orang yang berusia 42-81 tahun selama 9,5 tahun. Peneliti memberikan pertanyaan kepada masing-masing partisipan mengenai berapa lama mereka tidur dalam sehari. Di akhir penelitian ditemukan bahwa 346 partisipan mengalami stroke, baik fatal maupun yang tak fatal.

Diketahui sekitar 10% partisipan tidur lebih dari 8 jam sehari dibandingkan 70% partisipan yang tidur 6-8 jam sehari. Orang yang tidur terlalu lama dapat berisiko stroke 46% lebih tinggi dibandingkan yang tidur dalam waktu normal. Bila hal ini dilakukan setiapa hari, risiko stroke dapat meningkat hingga 2 kali lipat.

Disamping itu, orang yang tidur kurang dari 6 jam setiap hari akan berisiko mengalami stroke 18% lebih tinggi dibandingkan yang tidur dalam waktu normal. Walaupun begitu peneliti masih akan melakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui lebih lajut apa yang menyebabkan kaitan antara waktu dengan risiko stroke.

Sementara ini peneliti berpendapat bahwa hal ini dipengaruhi oleh metabolisme dan hormon stres. Mereka mengetahui bahwa kurang tidur dapat mengganggu metabolisme dan menambah produksi cortisol. Ini nantinya hal ini akan memicu naiknya tekanan darah dan meningkatkan risiko stroke.

Top News

Cegah sembelit dan penuaan dengan Timun

Siapa yang tidak mengenal buah timun, kandungan senyawa antioksidan yang terdapat pada timun efektif mengurangi risiko penuaan serta kandungan vitamin K didalamnya dapat…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Mengonsumsi Buah dan Sayuran Pilihan Menyehatkan

Buah dan sayuran merupakan makanan alami yang menyehatkan, dalam buah dan sayuran terdapat banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Dengan menyantap sayuran dan…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Teh Hijau, Bantu Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Siapa sangka kalau Teh Hijau ternyata memiliki khasiat luar biasa terhadap kesehatan tubuh, dengan aroma dan rasa yang khas menjadikan minuman ini banyak…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

4 Penyakit ini Dapat Ditularkan Oleh Binatang

Mempunyai hobi memelihara hewan memang terkadang sangat menyenangkan. Akan tetapi harus lebih waspada terhadap beberapa penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan. Zoonosis adalah…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Meskipun Manis, Ubi Jalar Aman di Konsumsi

Untuk menjaga kesehatan tubuh dan stamina tetap terjaga kita sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat yang alami. Karena dalam makanan sehat pada umumnya…

Yoan Allawy Yoan Allawy

Turunkan Berat Badan Anda dengan Menu Diet Vegetarian berikut ini

Menurunkan berat badan / diet – Jika kita sedang melakukan diet vegetarian, alangkah baiknya lebih hati-hati dalam memilih menu makanan sehari-hari supaya terjamin…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq