Bothok – Olahan tradisional yang sehat dan kaya manfaat

Bothok –  Olahan tradisional yang sehat dan kaya manfaat botok-tempe-img.google

Bothok / botok merupakan salah satu olahan tradisional asli Indonesia yang sangat familier. Dikutip dari Wikipedia.com, bothok merupakan makanan/olahan khas masyarakat Jawa yang terdiri dari ampas kelapa parut (dihaluskan) ataupun kelapa muda yang diparut, kemudian di bumbui dengan cabai, garam merica dan daun salam, dan selanjutnya dibungkus daun pisang sebagai ciri khas olahan bothok. Proses memasaknya dilakukan dengan cara dikukus dalam uap panas.
Saat ini bothok dimodifikasi dengan menyertakan bahan lain yang penuh gizi, vitamin serta sumber protein yang bermanfaat bagi tubuh kita. Bahan makanan yang dicampurkan antara lain Petai Cina (Lamtoro), daun Sembukan, daun Puyang (sejenis Kunyit), Tahu Tempe,ikan Teri, Udang, Kedelai, Jamur Merang, Jamur Tiram, Tomat, Larva Tawon (Lebah), Hati dan Empela Ayam serta lainnya.
Mengapa bothok dapat dikategorikan makanan sehat yang bermanfaat? Hal ini tidak lepas dari bahan-bahan yang dicampurkan dalam bothok seperti tersebut diatas (sumber gizi,vitamin dan protein) yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, proses pengolahan dari bothok yang sehat, yaitu hanya melalui pengukusan. Bahan makanan akan dapat mempertahankan nilai nutrisinya dengan baik (tidak rusak), jika diolah dengan dikukus. Sebagaimana dikutip dari sinarharapan.com, cara memasak/mengolah bahan makanan yang paling sehat adalah dengan direbus dan ataupun dikukus, karena dapat membantu tubuh melawan resiko Diabetes.
Mengapa memasak dengan dikukus lebih aman dan sehat daripada dengan digoreng dan dipanggang? Hal ini karena, proses memasak dengan digoreng atau dipanggang menghasilkan suhu panas yang lebih tinggi, sehingga pada bahan makanan yang dimasak tersebut, dihasilkan apa yang dinamai dengan Advanced Glycation end Products (AGEs). Menurut Susanne Bügel dari Copenhagen University Denmark, AGEs menyebabkan sel memiliki resistensi lebih tinggi terhadap insulin. Dengan resistennya sel terhadap insulin tersebut, menyebabkan sel-sel tubuh kita tidak dapat menyerap glukosa darah dengan baik, yang menyebabkan berlebihnya jumlah glukosa dalam aliran darah, sehingga memicu terjadinya Diabetes Tipe – 2 dan gangguan jantung.
Dengan beberapa uraian diatas, dapat menjelaskan betapa sehat dan bermanfaatnya olahan tradisional asli Indonesia tercinta….

Top News

Tak Perlu ngeGym, Naik Turun Tanggapun Menyehatkan

Kesehatan – Olahraga di Gym memang menyahatkan, namun ternyata naik turun tangga lebih menyehatkan lagi dan yang tak kalah menarik adalah sangat baik…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Mati Karena Takut Bukanlah Isapan Jempol Belaka

Pernahkah anda mendengar sebuah ungkapan “mati ketakutan”? Ternyata mati ketakutan bukanlah sebuah ungkapan belaka. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang dapat mati karena ketakutan….

Sendya Pratomo Putro Sendya Pratomo Putro

Cegah Pembekuan Darah dengan Apel

Mengonsumsi satu buah apel setiap hari ternyata bisa menurunkan risiko terjadinya pembekuan darah yang bisa mengancam jiwa seseorang. Pembekuan darah adalah salah satu…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Cegah Diabetes Dengan Membiasakan Minum Air Putih

Air putih memang sudah dikenal memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, terutama terhadap wanita. Minum Air putih setiap hari sebagai pengganti minuman manis…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Cegah Anemia dengan Zat Besi (Fe)

Zat besi adalah zat dalam tubuh manusia yang memiliki kaitan erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan. Zat Besi Dalam tubuh manusia mempunyai…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Diabetes? Hindari Asupan Mangga dan Pepaya Berlebihan

Mengonsumsi buah-buahan setiap hari memang memiliki manfaat kesehatan tersendiri, seperti halnya mengonsumsi buah melon dan semangka. Mengonsumsi buah melon dan semangka dipercaya sangat…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq