Tidak Harus Jambu, Untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan Penderita DBD

Tidak Harus Jambu, Untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan Penderita DBD Buah jambu biji merah

Sudah tidak asing lagi kalau buah jambu merah memiliki manfaat dan khasiat yang tinggi untuk kesehatan, terutama bagi penderita penyakit DBD. Pasalnya, dalam jambu merah mengandung berbagai zat yang sangat diperlukan oleh tubuh, diantaranya adalah Vitamin C, Vitamin A dan mineral.  Kandungan vitamin C dalam buah sangat banyak sekali, yakni lima kali lebih banyak dibanding jeruk.

Buah jambu merah seringkali dicari-cari orang untuk membantu proses penyembuhan penderita DBD (demam berdarah dengue). Hal ini disebabkan karena penderita DBD pada umumnya mengalami penurunan cairan dalam tubuh yang lebih cepat, sehingga dapat memperburuk kondisi bagi penderitanya jika tidak segera diberikan asupan cairan.

Meski jambu merah adalah salah satu buah yang efektif untuk memenuhi asupan cairan tersebut, namun berbagai asupan minuman lain yang dapat diserap oleh tubuh dengan cepat untuk menggantikan cairan dan ion dalam tubuh juga efektif untuk membantu meningkatkan cairan dan ion dalam tubuh.

Penderita DBD selalu mengalami kebocoran pada pembuluh darah kapiler yang didalamnya terkandung sel darah putih, trombosit dan sel darah merah, tidak hanya itu plasma darah yang tersusun dari air, protein, ion dan gula juga termasuk didalamnya.

Serangan DBD kebanyakan ditularkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti pada tubuh manusia yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu penderita selalu terlihat lemas dan terkulai karena terlalu banyaknya zat kimia yang dilepaskan oleh tubuh seperti sitokin untuk menyerang virus DBD tersebut.

Zat-zat kimia yang dilepaskan tersebut selanjutnya akan bermuara pada pembuluh dalah kapiler dan hanya memiliki satu lapisan saja, sehingga pembuluh darah kapiler mudah mengalami kebocoran yang dapat menyebabkan cairan keluar melalui celah-celah tersebut. Pembuluh darah kapiler ini mengandung komposisi darah yang terdiri dari sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit, serta plasma darah yang terdiri dari air, protein, gula, dan ion.

Ketika pembuluh darah kapiler bocor, maka plasma darah banyak yang keluar melalui pembuluh darah tersebut dan yang paling cepat keluar adalah ion, gula dan air. Kondisi ini memicu darah menjadi lebih pekat yang bisa memperlambat aliran darah dan melambatnya suplai nutrisi oksigen dan nutrisi terhadap bagian tubuh vital lain berkurang. Jika tidak segera ditangani maka penderita DBD bisa syok dan dapat menyebabkan kematian.

Top News

Teh Jahe, Ampuh Atasi Sakit Perut dan Mual

Teh dan jahe merupakan dua jenis minuman yang telah lama dikenal ampuh dalam menjaga kesehatan. Lalu, bagaimana jika kedua jenis meniman ini dijadikan…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

2 Manfaat Penting dari Antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang terdapat dalam buah-buahan dan sayuran. Senyawa ini pun punya banyak manfaat terhadap kesehatan yang diantaranya adalah mencegah penyakit jantung…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Awas, Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin Ini Bahayakan Kesehatan Janin Anda

Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Saat hamil, wanita harus memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi untuk tubuhnya agar kesehatannya tetap terjaga,…

Sendya Pratomo Putro Sendya Pratomo Putro

10 Gejala Kanker Paru Paru yang harus di Waspadai

(10 Gejala Kanker Paru Paru yang harus di Waspadai) – Kanker Paru Paru merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan menurut World Health…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

8 Manfaat Sarapan dengan Telur

Telur sudah lama dikenal menjadi pelengkap makanan 4 sehat 5 sempurna, tak jarang jika sebagian orang suka sarapan dengan telur bahkan menjadikan makanan…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Pengertian Penyakit Karies Gigi

Karies Gigi adalah penyakit jaringan pada gigi yang sering dijumpai. Penyakit tersebut biasanya ditandai dengan kerusakan pada jaringan keras gigi (lubang pada gigi)….

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq