Perkembangan Otak Anak dapat Dipengaruhi Oleh Pola Tidur

Perkembangan Otak Anak dapat Dipengaruhi Oleh Pola Tidur Bayi tidur
Img: carrefour.co.id

Tubuh seorang anak tidak pernah berhentik untuk tumbuh dan berkembang, meskipun seorang anak tertidur pulas terutama bagi mereka yang berusia  3 hingga 12 tahun tubuh dan organ-organ pentingnya tetap mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Pada umumnya, rutinitas tidur malam yang panjang sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak seorang anak di usia tersebut, yakni usia 3 tahun sampai 12 tahun. Disamping itu, pada usia ini anak memerlukan banyak waktu istirahat untuk tidur untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan dirinya.

Tanpa tidur yang cukup, pertumbuh kembangan anak tidak dapat berjalan dengan optimal, di saat tidur tubuh akan menjalani proses perbaikan sel-sel otak serta meningkatkan hormon-hormon pertumbuhan hingga kurang lebih 75%-80%.

Oleh sebab itu, sebaiknya orang tua bijak memanfaatkan waktu untuk membantu anak tidur yang cukup dimalam hari guna mengoptimalkan pertumbuh kembangan anak terutama perkembangan otak.

Seluruh kejadian selama anak tertidur adalah refleksi dari suatu aktivitas neuron tertentu yang tersusun dalam syaraf pusat dan mengalami perubahan secara dramatis sesuai dengan perkembangan anak.

Dan perlu diketahui bahwa waktu tidur malam hari untuk anak yang berusia 3 tahun sampai 12 tahun tidak dapat diganti dengan tidur disiang hari. Otak anak juga memerlukan asupan nutrisi dan gizi yang tepat, hal ini dikarenakan otak sangat memerlukan energi untuk melakukan pertumbuhan dan perkembangan.

Seperti dalam suatu studi yang dilakukan oleh University of Minnesota serta University of Montreal diketahui bahwa aktivitas tidur di malam hari dan aktivitas tidur disiang hari dikelola oleh otak pada bagian yang berbeda dalam hal ritme sirkadian dan ritmenya.

Top News

Teknik Ajaib Membuat Olahan Sayur Bayam

Manfaat beragam sayuran bayam dan tips memilih, menyimpan serta memasaknya. Bayam merupakan salah satu sayuran yang sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Sayuran ini…

Didin Aryo Susilo Didin Aryo Susilo

Beberapa Faktor Penyebab Munculnya Varises

Harus diketahui bahwa varies bukanlah termasuk jenis bekas luka. Varises disebabkan karena adanya pelebaran pembuluh darah vena didalam tubuh, hal ini disebabkan oleh…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Daging Kalkun Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Di Indonesia, walaupun kalkun tak begitu populer. Namun jika Anda sudah tak lagi berbminat dengan menu unggas yang sama setiap hari, tidak ada…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Kayu Manis, Jadi Momok Bagi Penderita Liver

Diwarta – Kayu manis adalah salah satu jenis rempah-rempah biasa digunakan dalam campuran masakan maupun sebagai bahan tambahan pembuat kue. Disamping itu, mungkin…

Zahfi Yuki Zahfi Yuki

Melawan Kebiasaan Tidur yang Buruk

Ketika anda tidak tidur nyenyak, di hari berikutnya anda akan merasa seperti punya beban berat. Untungnya, beberapa isu-isu tidur dapat dengan mudah diperbaiki…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq

Cegah Gila Belanja dengan Pil Alzheimer

Kebisaan untuk belanja ternyata bisa dicegah dengan cara sederhana, yakni dengan mengonsumsi Pil Alzheimer dipercaya mampu menuntaskan gangguan gila belanja. Dalam sebuah penelitian…

Moh Nurrofiq Moh Nurrofiq